Beranda Berita Soal KPPU, Begini Kata Ketua Komisi VI DPR

Soal KPPU, Begini Kata Ketua Komisi VI DPR

418
BAGIKAN
Teguh Juwarno (arah.com)

Teguhjuwarno.com – Pemerintah berharap Dewan Perwakilan Rakyat segera memutuskan nama anggota Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), setelah Presiden Joko Widodo hanya memberikan perpanjangan masa jabatan komisioner masa kerja 2012–2017 selama 2 bulan.

Ketua Komisi VI DPR RI Teguh Juwarno mengatakan tidak mengerti apa yang menjadi pertimbangan Presiden yang memperpanjang masa jabatan anggota KPPU hanya dua bulan.

“Saya kira, mungkin dengan asumsi bahwa fit and proper test yang berlangsung di Komisi VI dapat selesai akhir Januari. Kami tetap harus hormati, karena itu ranahnya eksekutif,” tuturnya kepada Bisnis, akhir pekan lalu.

Dengan keputusan tersebut, DPR tidak dapat memastikan apakah proses pemilihan akan selesai pada akhir masa perpanjangan. Pasalnya, DPR masih merasa ada persoalan dalam proses seleksi calon komisioner KPPU.

Teguh menyebutkan Komisi VI tidak akan langsung melakukan tes kelayakan terhadap 18 nama calon anggota Komisi yang diserahkan oleh Presiden. Pihaknya memilih untuk melakukan pertemuan dengan Pansel Anggota KPPU terkait proses seleksi tersebut.

“Sebenarnya kami juga tidak dapat memastikan, bila dari kalrifikasi komisi ke Pansel ada persoalan yang mendasar, maka bisa jadi keputusan Pansel tidak dapat kami terima,” tambahnya.

DPR memang telah mengundur jadwal pemilihan Komisioner KPPU, dengan argumentasi keterbatasan waktu Masa Sidang II 2017/2018, sehingga Dewan menjadwalkan pemilihan baru digelar pada masa sidang 2018.

Pilihan DPR ini bukan tanpa dasar. Komisi VI merujuk pada Pasal 31 ayat (4) UU No. 5/1999 yang menyebutkan apabila karena berakhirnya masa jabatan akan terjadi kekosongan dalam keanggotaan Komisi, maka masa jabatan anggota dapat diperpanjang sampai pengangkatan anggota baru.

Usulan DPR tercantum dalam surat dengan judul Persetujuan Calon Anggota KPPU yang ditandatangani Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Azam Azman Natawijana pada awal Desember lalu.

Sementara itu, Komisioner KPPU Nawir Messi mengatakan bahwa komisioner yang masih menjabat sudah tidak dapat mengambil keputusan strategis dalam tubuh Komisi. Mengenai jangka waktu perpanjangan masa jabatan, pihaknya menyerahkannya kepada mekanisme yang berlaku.

“Kami beraktivitas seperti biasa, tetapi memang keputusan strategis tidak kami ambil,” katanya.

Terpisah, Pansel Anggota KPPU memilih tidak banyak berkomentar. Ketika Bisnis menghubungi anggota Pansel KPPU Alexander Ley, Ine Minara S. Ruky dan Rhenald Kasali, tidak banyak informasi yang diperoleh.

Ine mengatakan adanya perpanjangan waktu pemilihan komisioner merupakan kewenangan DPR. “Saya no comment,” katanya

dikutip dari : bisnis.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

15 − 12 =