Beranda Berita Teguh Juwarno : Komisi VI DPR Segera Panggil Manajemen Garuda

Teguh Juwarno : Komisi VI DPR Segera Panggil Manajemen Garuda

417
BAGIKAN
Teguh Juwarno (net)

Teguhjuwarno.com – Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI akan memanggil seluruh direksi maskapai penerbangan Garuda Indonesia pekan depan. Pemanggilan terkait inefisiensi yang menyebabkan penurunan pelayanan dan gesekan dengan pilotnya.

Anggota Komisi VI DPR RI Teguh Juwarno mengatakan, pemanggilan direksi Garuda untuk mendapat penjelasan masalah internal maskapai hingga menyebabkan penurunan kualitas layanan. Dia mengaku prihatin terhadap kondisi keuangan maskapai yang terus menurun sehingga dilakukan efisiensi di semua lini.

“Kami sangat prihatin dengan perkembangan situasi Garuda saat ini,” kata dia kepada HARIAN NASIONAL di Jakarta, Rabu (24/1).

Teguh mengatakan, seharusnya efisiensi keuangan salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu tidak dilakukan sepihak. Harus melibatkan seluruh jajaran, termasuk karyawan, juga pilot sebagai penggerak roda bisnis penerbangan.

“Langkah-langkah manajemen harus diketahui arah dan maksudnya oleh karyawan, termasuk awak pesawat. Ini soal komunikasi,” ujarnya.

Menurut dia, upaya penting yang harus dilakukan manajemen untuk menekan beban keuangan melalui negosiasi dengan pemberi kredit dan perusahaan leasing pesawat. Hal itu, kata Teguh, harus direstrukturisasi.

Dampak penurunan kinerja maskapai Garuda Indonesia terhadap pelayanan juga menjadi catatan khusus di Komisi VI. Beberapa waktu lalu, manajemen Garuda mengklaim meminta pilot untuk mengurangi jatah libur dari delapan hari menjadi tujuh hari sebulan.

“Artinya, melebihi batas jam kerja. Semestinya mendapatkan uang lembur atau uang lebih sesuai jam kerja,” kata Anggota Komisi V DPR RI Nizar Zahro.

Manajemen Garuda diminta lebih mengutamakan pelayanan menyeluruh, terutama pilot sehingga bisa mengurangi penundaan penerbangan (delay) yang sering terjadi.

Menurut dia, perubahan sistem salah satu kebijakan pihak manajemen yang menjadi kendala di Garuda Indonesia. Kondisi ini berdampak penundaan berbagai jadwal penerbangan pada Desember 2017.

Ujung permasalahan terjadi akhir tahun lalu yang memicu hampir seluruh penerbangan Garuda Indonesia delay panjang. DPR merasa kecewa.

“Mestinya sebagai maskapai penerbangan nasional harus menunjukkan performa membanggakan. Namun, delay dan demonstrasi awak pilot menunjukkan ada yang salah dalam tubuh manajemen Garuda Indonesia,” kata dia.

Komisi V DPR RI juga akan secepatnya memanggil manajemen Garuda Indonesia dan Kementerian terkait untuk konfirmasi internal maskapai.

dikutip dari harnas.co

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

one × 3 =